Persiapan berobat
Banyak lesi kanker paru: bisakah lebih banyak jaringan paru dipertahankan?
Jika lesi terdapat di kedua paru, penanganan tumor perlu mempertimbangkan fungsi paru yang tersisa. Kasus yang dipublikasikan Shanghai East Hospital menunjukkan ablasi bertahap sebagai salah satu pendekatan selain reseksi; kesesuaiannya tetap bergantung pada setiap lesi dan kondisi pasien.
Tim Konten SinoCareHub4 menit
Bagaimana pasien ini ditangani?
Andrew Car, pasien berkewarganegaraan Inggris berusia 57 tahun, memiliki lebih dari sepuluh nodul di kedua paru. Dalam laporan Shanghai East Hospital pada April 2025, tim terlebih dahulu menangani enam lesi di paru kirinya. Paru sebelahnya direncanakan ditangani beberapa bulan kemudian.[1]
Ia menjalani ablasi berbantuan pleuroskopi. Bagi pasien yang telah didiagnosis kanker paru dan khawatir kehilangan jaringan paru saat beberapa lesi diangkat, kasus ini layak dipahami: ablasi lokal juga mungkin masuk dalam pembahasan terapi. Pendekatan tersebut tidak dapat langsung diterapkan pada banyak nodul yang ditemukan saat pemeriksaan kesehatan tetapi belum diketahui sifatnya.
Pada 21 Maret 2025, tim mengablasi enam nodul di paru kiri selama empat jam. Tindakan dilakukan dengan anestesi umum, sayatan kecil di antara tulang rusuk, serta drainase dada. Jadi, tindakan ini bukan tanpa sayatan atau cedera jaringan.[1]
Pada kontrol pertama yang tercatat dalam laporan, dokter menilai CT menunjukkan keenam lesi telah terablasi seluruhnya; penanganan lanjutan paru kanan masih berupa rencana. Laporan tidak memuat hasil kekambuhan jangka panjang berikutnya ataupun memastikan bahwa penanganan paru sebelahnya sudah selesai.[1]
Kasus ini menunjukkan salah satu cara menangani beberapa lesi. Kasus tersebut tidak membuktikan bahwa satu tindakan menyelesaikan semua lesi di kedua paru.

Apa perbedaan ablasi dan reseksi?
Reseksi mengangkat bagian paru yang mengandung lesi. Ablasi merusak jaringan secara lokal dengan panas atau dingin, dengan tujuan mempertahankan bagian paru lainnya.[2][3] Untuk pasien dengan beberapa lesi, perbandingan yang berguna adalah berapa banyak jaringan paru yang akan hilang dalam keseluruhan rencana, apakah semua lesi yang perlu ditangani dapat tercakup, dan pilihan terapi apa yang masih tersedia sesudahnya.
Namun, ablasi bukan satu tindakan yang selalu sama. Kasus di Shanghai di atas menggunakan bantuan pleuroskopi, sedangkan materi pasien UCLH menjelaskan ablasi perkutan dengan panduan pencitraan. Jalur menuju lesi berbeda. Angka risiko, lama rawat, dan waktu pemulihan suatu jalur tidak dapat diterapkan pada jalur lainnya.[1][2]
Materi UCLH menjelaskan penggunaan ablasi paru untuk sebagian kanker paru berukuran kecil atau metastasis paru dalam jumlah terbatas, termasuk pertimbangan bagi pasien yang tidak sesuai untuk operasi. Materi tersebut juga mencantumkan risiko pneumotoraks, perdarahan, dan infeksi.[2] Mempertahankan jaringan paru adalah tujuan terapi, bukan jaminan tanpa komplikasi atau bukti bahwa ablasi lebih baik daripada reseksi maupun radioterapi.
Bandingkan rencana untuk setiap lesi
Adanya lesi di kedua paru saja tidak cukup untuk menentukan terapi. Jenis kanker paru, lokasi lesi, penyebaran ke bagian tubuh lain, dan kondisi kesehatan memengaruhi rencana.[3] Banyak nodul juga tidak boleh semuanya dianggap kanker paru tanpa penilaian.[4]
Jika dokter mengusulkan reseksi atau ablasi, mintalah tim menjelaskan rencana untuk setiap lesi:
1. Lesi mana yang sudah memiliki bukti patologi dan mana yang masih perlu dinilai? Mengapa lesi tersebut ditangani terlebih dahulu?
2. Jika direseksi, jaringan paru mana yang akan diangkat? Jika diablasi, jalur apa yang digunakan, dan adakah lokasi yang tidak dapat dijangkau atau berisiko lebih tinggi?
3. Bagaimana lesi lainnya akan ditangani? Temuan kontrol apa yang akan mengubah langkah berikutnya?
Menyiapkan dokumen Anda
Rincian ini lebih membantu memperlihatkan perbedaan rencana daripada sekadar ukuran sayatan. Kasus Shanghai menggunakan penanganan bertahap; kesesuaian pendekatan serupa bagi pasien lain bergantung pada pencitraan, patologi, dan fungsi paru pasien itu sendiri. Dokumen yang sudah ada dapat ditata mengikuti Panduan persiapan rekam medis dan pencitraan agar tim spesialis dapat membandingkan rencana terapi.
Konsultasi perawatan
Ceritakan kondisi dan kebutuhan Anda. Rekam medis belum lengkap? Tetap boleh bertanya.
Bacaan terkait
Sumber dan referensi
- Shanghai East Hospital: Expat hails 'Shanghai solution' lung cancer treatment (30 April 2025; publikasi ulang China Daily, kasus dan kontrol pertama)
- UCLH: Lung Tumour Ablation (informasi ablasi perkutan; tanggal pembaruan tidak tercantum)
- NHS: Treatment for lung cancer (ditinjau 20 Agustus 2026)
- American Thoracic Society: What is a Lung Nodule? (tanggal pembaruan tidak tercantum)